
1. Nafsu Ammarah Bissu’
- Mendorong manusia untuk melakukan dosa dan kejahatan
“Sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kajahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku”
(Yusuf:53)
2. Nafsu Lawwamah
- Hawa nafsu yang seringkali mendorong manusia menyesal.
“Dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri)”
(al-Qiyamah:2)
3. Nafsu Mulhamah
- Nafsu yang seringkali mengilhamkan manusia untuk melakukan murka di atas ketaqwaan pada Allah S.W.T.
“Maka Dia mengilhamakn kepadanay (jalan) kejahatan dan ketaqwaan” (As-Syams:8)
4. Nafsu Sawwalah
- Nafsu yang seringkali mengambarkan dan menuju kepada hal maksiat atau kejahatan yang menjadi indah pada mata manusia.
"Dia (Ya'kub) berkata, sebenarnya hanya dirimu sendirilah yang memandanag baik urusan yang buruk itu". (Yusuf:18)
5. Nafsu Mutma’innah
- Nafsu yang menerangi jiwa dengan cahaya hati sehingga ia lepas adari sifat yang buruk dan jiwa menjadi tenang untuk mendapat kesempunaan.
“Wahai jiwa yang tenang!” (Al-Fajr:27)
6. Nafsu Radhiah
- Nafsu yang redha kepada Allah SWT
- Menyerahkan segala urusannya kepada Allah SWT.
7. Nafsu Mardhiyyah
- Redha kepada Allah dan tampak keredhaannya kepada Allah iaitu berupa keramah (kemuliaan), ketulusan (ikhlas) dan selalu mengingati Allah (bezikir).
“Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang redha dan diredhai-Nya. Maka masuklah kedalam golongan hamba-hamba-Ku. Dan masuklah kedalam Syurga-Ku”. (Al-Fajr:27-30)
No comments:
Post a Comment